Berandamadani.com, Jakarta – Ketahanan energi nasional tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan, tetapi juga oleh kualitas, keselamatan, dan keandalan sistem yang menopang seluruh rantai pasok energi. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, pengembangan energi baru terbarukan, serta implementasi program transisi energi, peran assurance menjadi semakin strategis dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai standar.
Menjawab tantangan tersebut, PT Surveyor Indonesia terus memperkuat layanan Testing, Inspection, Certification, and Consulting (TICC) guna mendukung sektor energi nasional melalui layanan inspeksi, pengujian, verifikasi, sertifikasi, dan assurance yang independen serta berbasis standar nasional maupun internasional.
Layanan tersebut mencakup pengujian kualitas bahan bakar dan pelumas, verifikasi kuantitas komoditas energi, inspeksi aset pembangkit, hingga pemastian kepatuhan terhadap regulasi dan standar teknis yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan operasional sekaligus meminimalkan potensi gangguan pada infrastruktur energi.
Vice President Divisi Bisnis Strategis Oil, Gas, and Renewable Energy PT Surveyor Indonesia, Mahfud Arifin, mengatakan bahwa kompleksitas sektor energi saat ini menuntut adanya sistem assurance yang mampu menjaga kualitas, keselamatan, dan kepatuhan secara berkelanjutan.
“Ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan, tetapi juga oleh keandalan sistem yang mendukungnya. Di sinilah assurance berperan untuk memastikan kualitas, keselamatan, dan kepatuhan dapat terjaga secara konsisten,” ujar Mahfud.
Salah satu aspek penting dalam menjaga keandalan operasional adalah pemastian kualitas pelumas dan bahan bakar. Melalui analisis laboratorium, kondisi pelumas dapat memberikan gambaran mengenai performa mesin, potensi keausan komponen, maupun indikasi kontaminasi yang dapat memengaruhi kinerja peralatan industri.
Kepala LSPro dan Laboratorium Pelumas dan Bahan Bakar PT Surveyor Indonesia, Salma Ilmiati, menjelaskan bahwa pengujian pelumas merupakan bagian dari pendekatan predictive maintenance yang membantu perusahaan mendeteksi potensi gangguan sejak dini sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.
“Pelumas dapat dianalogikan sebagai darah bagi mesin industri. Melalui analisis laboratorium, kami dapat mengidentifikasi indikasi awal keausan komponen, kontaminasi, maupun perubahan kondisi operasi sehingga perusahaan dapat mengambil langkah preventif secara lebih cepat,” jelas Salma.
Seiring berkembangnya program biodiesel, kendaraan listrik, energi terbarukan, hingga perdagangan karbon, kebutuhan terhadap layanan assurance diproyeksikan akan terus meningkat. Selain memastikan kualitas produk dan aset, layanan assurance juga berperan dalam mendukung penerapan prinsip ESG, pengelolaan risiko, serta peningkatan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap sektor energi nasional.
Sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey, PT Surveyor Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan assurance yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui pemanfaatan teknologi digital, analisis data, serta keahlian sumber daya manusia, perusahaan terus mendukung terciptanya sistem energi nasional yang lebih andal, aman, efisien, dan berkelanjutan.
Editor: Murizal Alhadi










