Berandamadani.com, Suka Makmue- Pengepul brondol sawit di Nagan Raya mengeluhkan sulitnya menjual barang, selama ini di Nagan hanya satu pabrik brondol sawit yang menampung barang masyarakat
“Susah kali kita kerja pabrik cuman satu dan barang melimpah di Nagan Raya, bahkan sering tutup pabrik karena kebanyakan barang,” Maulana pengepul brondol di Darul Makmur
Hal senada juga disampaikan M. Yunus pengepul brondol di wilayah tersebut, menurutnya dengan antrian panjang dalam sehari tidak bisa dua kali kendaraan pembawa brondol menuju pabrik (seharian antri hanya dapat 1 trip bawa barang ke pabrik)
“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bantu masyarakat hadirkan investasi di bidang pengolahan brondol di Nagan Raya, permudah investor masuk Nagan agar dapat terus meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambah M. Yunus, menurut pantauannya perhari terdapat 500 ton brondol di Nagan Raya yang selama ini sebagian dibawa ke Sumut karena pabrik tunggal tidak bisa menampung keseluruhan brondol yang ada. (*)










